Minggu, 02 Agustus 2009

Riau, negara bagian ke-14

Minggu, 02 Agustus 2009
Semenjak dahulu, Riau selalu bergabung dengan Malaysia. Pada masa Kesultanan besar Malaka, Riau adalah bagian kesultanan Melaka yang terdapat di Sumatera. Oleh karenanya, jika Riau bergabung dengan Malaysia dan menjadi negara bagian ke-14 adalah wajar.

Pendapat ini tiba-tiba muncul. Apa lacur? Ternyata adalah buah kekecewaan atas kondisi kelistrikan Riau yang sangat parah. Dengan aneka potensi energi seperti sumber daya air, angin, ombak, batubara, gas dan sebagainya ditopang pula oleh sumber daya finansial di mana Bank Riau sudah sanggup untuk menyediakan dana bagi pembangunan Pembangkit Listrik raksasa, ternyata Riau masih mengalami nasib yang mengenaskan dalam bidang kelistrikan.

Janganlah pula bicara tentang krisis air. Pemerintah seharusnya mengambil rangkaian kebijakan untuk membantu masyarakat yang tengah krisis air. Misalnya pengadaan hujan buatan, penyediaan stok air murah yang jumlah rupiahnya sebenarnya tidak terlalu besar. Pemerintah sanggup menyediakan bantuan untuk musibah banjir, seharusnya juga mampu untuk musibah kemarau.

Contributor blog: Ghobro

Bookmark and Share

Posting terkait:



2 komentar:

Kombes.Com mengatakan...

Blog anda OK dan unik Banget!. Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!

Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.

Salam hormat
http://kombes.Com

Dessy Eka Pratiwi mengatakan...

Walau Riau mempunyai cerita yang tidak baik dimasa lalu, masih tergantung dengan Negara lain, tapi kita harap semua itu tidak akan terjadi lagi dan kita semua dapat melestarikan, menjaga dan mengembangkan Kebudayaan dan Alam Indonesia terutama untuk riau

Poskan Komentar

 
Peranap. Design by Pocket. Content by Serangge